KLH Akan Sanksi Paksa Sejumlah Usaha di Puncak Berhenti Operasi
DAKTA.COM_ Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan mengeluarkan sanksi paksaan pemerintah untuk menghentikan kegiatan sejumlah perusahaan di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Sejumlah usaha itu diduga jadi penyebab banjir Jabodetabek beberapa waktu lalu.
"Kita akan keluarkan paksaan pemerintah berupa sanksi administrasi penghentian kegiatan terhadap usaha pada area HGU PTPN, ada 33 tenant di sana yang kita minta untuk menghentikan kegiatannya," kata Deputi Bidang Penegakan Hukum KLH Rizal Irawan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/3).
Rizal menyampaikan bahwa Gakkum LH menemukan perubahan tutupan lahan di Hibics Fantasy Puncak yang dikelola PT Jaswita Lestari Jaya.
Potensi dampak dari perubahan tutupan lahan yang awalnya perkebunan teh menjadi bangunan permanen itu turut meningkatkan debit aliran air permukaan di kala hujan.
"Kemudian penghentian kegiatan PT Jaswita yang tidak sesuai dengan peruntukan kawasan," ucap dia.
Selain itu, Gakkum LH juga menemukan bahwa PT Jaswita melakukan pelebaran area yang tidak sesuai dengan kerja sama operasi (KSO). Rizal menjelaskan KSO hanya 16 hektare, tapi ternyata lahan yang dikembangkan 35 hektare.
"Di dalam KSO-nya hanya 16 hektare. Tapi faktanya yang di KSO kan itu kurang lebih 35 hektare," ucap dia.
Selain itu, Rizal menyampaikan KLH juga melakukan verifikasi lapangan di wilayah perkebunan teh PT Perusahaan Perkebunan Sumber Sari Bumi.
Kini, KLH juga menghentikan kegiatan pembangunan pabrik pengolahan teh di wilayah itu karena tak memiliki dokumen lingkungan dan persetujuan lingkungan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq sebelumnya mengatakan telah mengidentifikasi 33 tempat usaha atau lokasi di kawasan Puncak yang akan disegel karena diduga melanggar ketentuan lingkungan.
Saat ini, KLH telah menyegel empat lokasi yang diduga melanggar izin lingkungan di Bogor.
Keempat lokasi itu milik PT Perusahaan Perkebunan Sumber Sari Bumi Pakuan (Kantor Operasional sebelum Telaga Saat), PTPN I Regional 2 Gunung Mas, PT Jaswita Jabar (Hibisc Fantasy), dan kawasan Eiger Adventure Land.
Sumber | : | CNN INDONESIA |
- ANTI KLIMAK PERSIAPAN ANGKUTAN MUDIK LEBARAN 2025
- Jumlah Pemudik Turun, Inikah Penyebabnya?
- Promo JSM Alfamidi: Diskon Spesial Menyambut Idul Fitri!
- Mudik Gratis Lebaran 2025 Alfamidi
- Kepala BP Haji Harap Lahir Fatwa Revolusioner Pengelolaan DAM
- ARM HA-IPB Salurkan 110 Paket Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir di Bekasi
- PP Muhammadiyah Dukung Penuh BP Haji RI, Menjadi Tonggak Baru Penyelenggaraan Haji yang Lebih Baik
- Serunya Mudik Bersama Alfamidi 2025!
- ARM HA-IPB Rampungkan Musala Al Barokah dan Unit MCK Untuk Penyintas Bencana di Cukang Paku, Sukabumi
- Warga Gaza Hadapi Musim Dingin Tanpa Rumah, Laznas Dewan Dakwah Salurkan Paket 50 Tenda Darurat
- Warung Makan Buka atau Tutup Selama Ramadhan? Begini Kata Kemenag
- PENATAAN STASIUN KARET UNTUK KESELAMATAN DAN KENYAMANAN
- Penerimaan Terbesar Bea Cukai Rokok Mampu Atasi MBG
- SESAT ARAH EFISIENSI ANGGARAN
- Qudwah Indonesia dan Medics World Wide Tandatangani Kerja Sama Rekonstruksi Gaza: Bangun Kembali RS Abu Yusuf An-Najar
0 Comments